Senin, 09 Oktober 2017

Mengupas intisari buku

Buku ini sdh saya beli setahun silam, cara membaca sy yg harus dalam keadaan tenang sehingga hari ini sy baru saja mentuntaskannya, sy coba ambil intisari-hikmah dari buku ini yuk,jadi orangtua shalih, sebelum meminta anak shalih.

Kebanyakan dari masyarakat kita bahwa menikah dan memiliki anak adalah sebuah perjalanan wajar dari proses hidup manusia. Tanpa pembekalan ilmu yang sesuai bagaimana baiknya menjadi suami dan isteri, seringkali menikah dimaknai "sudah waktunya". Hal serupa dengan memiliki anak- menjadi ayah dan bunda ya...sudah waktunya dikasih ALLAH.  Tidak salah, karena dimaknai sebagai bentuk penerimaan atas qodarullah. Tapi untuk membentuk Rumah Tangga sesuai syariat Islam , sehingga menghasilkan generasi yang qurotta'ayyun adalah tugas/missi pribadi yang mandatorynya langsung dari Allah. Terlebih ketika orangtua sibuk mempersiapkan kelahiran buah hati, hendaknya apa yg dipersiapkan adalah baju (akhlak), boks (norma), keretadorong (pemikiran) yg akan diinstalkan pada keturunan

Buku ini mengupas cara berkomunikasi orangtua dengan anak, cara membersamai anak, bagaimana menjadikan ayah dan bunda selalu kompak didepan anak agar terhindar dari kebingungan. Bagaimana kita meletakan titik fokus kita, agar selalu berfokus pada perilaku baik BUKAN perilaku buruk mereka, fokus pada kelebihan BUKAN pada kekurangan, fokus pada solusi BUKAN pada masalah.

Anak adalah rejeki /karunia tetapi jika tidak pandai mengelola maka anak2 sebagian akan menjadi beban orang tuanya dan menjadi masalah untuk lingkungannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar